SILAT BESI DARI BELENDUNG DI FILMKAN, MARHALI KISAHKAN GURUNYA LIE CENG OEK

FOTO : Remaja Blendung pecinta Budaya Lokal

TANGERANG,SATELITKOTA.COM – Silat Betawi Besi terus dilestarikan anak-anak muda pecinta budaya Betawi asal Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Para pemuda yang tergabung dalam Aladzka Studio pimpinan Ahmad Badawi ini berupaya melestarikan dan memperkenalkan kultur warisan nenek moyangnya kepada masyarakat khususnya di Kota Tangerang.

“Kita tak ingin seni budaya lokal punah tergerus jaman dan diklaim milik orang lain,” kata Badawi didampingi para pesilat Besi, Hardi Alamsyah, Ibnu Maulana dan Ari Robbani.

Badawi memaparkan, Silat Betawi Besi yang dikembangkan Marhali, hasil berguru kepada Lie Ceng Oek di daerah Dadap, wilayah pesisir Utara Tangerang. Sambung Badawi, setelah lama berguru silat kepada Lie Ceng Oek, Marhali pria asal Dadap mengembara ke daerah Belendung (kini masuk wilayah Benda). Di Belendung ia menikah dengan wanita setempat, Jeli. Hasil pernikahan dengan Jeli ia dikarunia 10 anak.

Kemudian lanjut Badawi, Marhali terus mengembangkan seni budaya silat Betawi Besi selama dua puluh tahun di Belendung, Marhali terus memperkenalkan silat Besi kepada para pemuda di kawasan Belendung – Batuceper hingga ke wilayah pinggiran Jakarta.

Badawi menegaskan, Belendung adalah tanah kelahiran Silat Betawi Besi. “Asal muasal silat Besi Marhali itu dari Belendung. Daerah lain cuma melestarikan Besi,” jelas dia kepada Wartawan Media Online Satelitkota.com, dalam rangka persiapan Festival Film Pariwisata se-Kota Tangerang di Pulau Cipir, Kepulauan Seribu, Minggu (10/9).

Menurut Badawi, seni budaya lokal khususnya Silat Besi tidak akan tergerus jaman asalkan masyarakat terus melestarikannya. Ia merasa prihatin seni beladiri asing tumbuh kembang pesat di negeri ini, sementara warisan nenek moyang bangsa Indonesia seakan terabaikan.

“Saya yakin seni budaya lokal ini mempunyai nilai tinggi jika kita sebagai pewaris terus mengembangkan dan melestarikannya,” terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, meski tanpa dukungan dana dari mana pun pihaknya sekuat tenaga menyuguhkan film silat betawi ini kepada masyarakat luas. Para pendukung film Silat Besi ini mereka yang mencintai seni budaya lokal. Kata dia, pihaknya juga telah membuat sinema yang mengangkat tokoh-tokoh betawi dengan pemeran lokal asli Belendung.

“Semua kru dan pemain dalam film ini anak muda asli Belendung, mereka tanpa dibayar. Karena mereka semua memiliki dedikasi dan kecintaan yang tinggi kepada seni budaya Silat Besi Betawi,” jelasnya.(HEL)

Related posts

Leave a Comment