PENYELUNDUP BENIH LOBSTER BERHASIL DIRINGKUS POLRES BANDARA SOETTA

TANGERANG,SATELITKOTA.COM – Sekelompok penyelundup benih lobster yang melibatkan satu oknum anggota Aviation Security (Avsec) berinisial PW (41), dan satu keamanan Maskapai Lion Air berinisial DW (42), berhasil diringkus tim jajaran Polresta Bandara Soekarno Hatta.

Upaya penyelundupan tersebut bermula pada Rabu (16/5) beberapa pekan lalu, jumlah benih lobster yang diselundupkan sebanyak 50.926 melalui Bandara Soekarno-Hatta. Tersangka PW dan DW berperan penting dalam aksi penyelundupan, keduanya dibantu tersangka lain berinisial CH (38), AA (38), dan MA (28).

“Sekitar pukul 19.00 WIB di Terminal 2, DW yang membawa baby lobster tersebut saat dilewatkan X-ray pertama, dikoordinasikan oleh CH yang merupakan koordinator kedua tersangka,” papar AKBP Victor Togi Tambunan, saat jumpa pers di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta.

“Benih lobster itu dikemas dalam dua buah kardus, dan sudah lolos dari Bandara Soekarno-Hatta menggunakan pesawat Lion Air JT-152 rute penerbangan menuju Singapura,” lanjutnya.

Kata Viktor, DW yang merupakan oknum dari maskapai Lion Air membawa kardus berisi benih Lobster tersebut menggunakan kendaraan logistik Lion Air melalui Apron Timur. Kemudian benih lobster tersebut langsung dimasukan ke lambung pesawat.

“Penyelundupan benih Lobster ini tidak tercium oleh petugas keamanan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Karena para tersangka sudah bekerjasama dengan oknum yang merupakan pihak keamanan,” ujarnya.

Benih-benih tersebut, kata Victor, memang sengaja diloloskan ketika melalui pemeriksaan Xray. Kemudian saat tiba di Singapura, lanjutnya, kardus berisi baby lobster tersebut dipulangkan kembali ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta menggunakan maskapai yang sama.

“Pada saat Avsec maskapai membawa ke lost and found dilakukan X-Ray oleh petugas Bea Cukai. Hasil pemeriksaan, di dalamnya diduga ada benih lobster, selanjutnya dilaporkan dan kita proses untuk penyidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Diketahui, pengembangan jajaran Polresta Bandara Soetta berhasil meringkus CH dan AA. Dan para tersangka harus rela mendekam di sel tahanan Mapolresta Bandara Soetta. Sementara dari hasil penyelidikan, tersangka PW, DW dan CH, pun juga harus rela mendekam di balik jeruji besi Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

“Untuk tersangka lainnya AA masih dalam pengejaran dan MA sebagai dalangnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO),” urainya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka yakni satu unit mobil Daihatsu Xenia bernopol B-1346-OD, digunakan sebagai alat angkut benih lobster ke lambung pesawat, serta satu unit mobil box Toyota Dyna B-9556-SX, dan dua buah handphone.

Selanjutnya untuk para tersangka yang diamankan terancam hukuman penjara paling lama enam tahun, sebagaimana tertera dalam UU RI No 31/2004 tentang perikanan.(HEL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.