GIAT MENCARI TAMBAHAN PENGHASILAN MELALUI USAHA RUMAHAN

Ibu Aas merajut tali-tali sepatu menjadi kerajinan tangan
Ibu Aas merajut tali-tali sepatu menjadi kerajinan tangan

TANGERANG/SATELIKOTA.COM – Ibu Aas (50), pengrajin gantungan kunci dari limbah tali sepatu berhasil meraup untung seratusan ribu rupiah dalam sehari. Kegiatannya ini katanya bisa dilakukan dengan santai sambil momong cucu atau aktivitas lainnya. “Sambil santai itung-itung menambah penghasilan suami,”ujarnya.

Usaha rumahan miliknya ini terbilang sederhana dan masih baru tapi, pasalnya cukup menjanjikan untuk menambah pendapatan para ibu-ibu. Menurut cerita, ide karyanya ini karena seringnya melihat video tutorial di internet. “Teknologi harus digunakan sebaik mungkin, saya melihat dari internet. Lalu muncul ide buat usaha kerajinan tangan dari limbah tali sepatu,” katanya kepada wartawan berita online SATELITKOTA.COM, Sabtu, 6 Oktober 2018. 

Dalam satu tahun usahanya ini sudah banyak menerima pesanan dari tetangga buat souvenir pesta dan ada juga yang dijadikan sebagai hadiah bagi pelanggan sebuah distro perlengkapan pakaian remaja sekarang. Satu gantungan kunci hasil karya ibu Aas dihargai Rp. 3 ribu sampai Rp. 5 ribu rupiah. Harga penjualannya ini cukup untuk memenuhi kebutuhan-kebutuha pokok, imbuh Aas, warga RT.03, RT.02, Kelurahan Suka sari, Kecamatan Tangerang, tuturnya.

Berbeda dengan Aas, Hanifah Bowo, warga RT.02, RW.07, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci. Wanita ini bergabung giat di Kelompok Wanita Tani (KWT) Kartini. Hanifah berhasil mengolah hasil tanaman menjadi produk unggulan, misalnya seperti Jahe instand, Sirup Jahe, dan Craf. Usaha rumhannya ini juga lumanyan untuk para ibu-ibu mencari tambahan penghasilan. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya untuk ditanami tanaman sayuran dan tanaman obat lainnya.  “Kami mengolah produk pertanian di KWT Kartini menjadi produk unggulan,” ujarnya saat ditemui di acara festival cisadane 2016. Para ibu-ibu ini memanfaatkan waktunya dengan mengembangkan bakat dan potensi dirinya di Kelompok Wanita Tani, tandasnya. (MED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.