HADAPI ERA DIGITAL, UNKRIS MEMBUKA PRODI BARU

FOTO : Suasana sidang senat Universitas Krisnadwipayana (Unkris) sebelum prosesi wisuda angkatan ke 57 sebanyak 651 wisudawan, di Unkris, Jakarta, Kamis (18/10/2018).

JAKARTA,SATELITKOTA.COM – Menjawab kebutuhan era digital yang melaju pesat, Universitas Krisnadwipayana (Unkris) akan membuka dua Program Studi (Prodi) baru, yaitu Sistem Informasi dan Magister Management Teknologi.

“Kedua Prodi baru ini penting seiring dengan menguatnya teknologi informasi pada era digital ini,” kata  Rektor Unkris Dr H Abdul Rivai SE MSi didampingi Dr. Zefri. MSi. Wakil Dekan I Fakultas Teknik dan ketua wisuda Ir. Tri Ongko Priyono. MT, usia acara wisuda ke 57 Unkris di Kampus Unkris, Jatiwaringin, Jakarta, Kamis (18/10/2018).

Dr Zefri menjelaskan, sampai saat ini kedua Prodi baru itu masih tahap proses di Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) dan Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Kami sedang mengikuti prosesnya, mulai dari presentasi fasilitas untuk mendapatkan izinnya,” terang Zefri.

Masih terkait menghadapi era digital khususnya era industri 4.0, Unkris saat ini sedang mengembangkan laboratorium Informasi Teknologi (IT). Dr H Abdul Rivai memaparkan bahwa era industri 4.0 ini mahasiswa harus menguasai IT di samping akademik di bidang program studinya.

“Saat ini keempat fakultas di Unkris sudah mengikuti ketentuan Permendikti. Contoh ketentuan akademik betul-betul dilaksanakan sesuai Permendikti,” kata Rektor.

Semester ini Unkris mewisuda sebanyak 651 wisudawan dari 17 Program Studi Fakultas Ekonomi, Hukum, Administrasi Teknik, Magister, dan Doktor. Dibanding angkatan sebelumnya, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) angkatan ke 57 Unkris naik signifikan, yaitu IPK tertinggi 4.0 tertinggi, angkatan sebelumnya IPK tertinggi 3,5.

“Kami berharap lulusan Unkris tidak hanya tinggi nilai akademiknya dan memiliki hard skill, tapi juga memiliki soft skill yang dibisa diandalkan saat terjun ke masyarakat.” (AK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.