PELAJAR HARUS MAMPU MEMBENTENGI DIRI DARI PENGARUH MEDIA SOSIAL

Kapolres Tangerang, Irman Sugema, Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah, Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi saat usai menandatangani prasasti Deklarasi Damai Pelajar Tangerang 2016
Kapolres Tangerang, Irman Sugema, Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah, Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi saat usai menandatangani prasasti Deklarasi Damai Pelajar Tangerang 2016

KOTA TANGERANG, SATELITKOTA – Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah berteriak di atas panggung sambil mengepalkan jari tangannya, mengajak para siswa yang hadir untuk semangat mengikuti teriakannya. “Tangerang ayo, Tawuran no, kekerasan no, asusila no. luar biasa!,” tegasnya.

Ribuan pelajar Kota Tangerang pada hari itu bersatu untuk mendeklarasikan damai untuk pelajar Kota Tangerang. Menurut Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah hal ini perlu dibutuhkan komitmen bersama mulai dari lingkungan Pemkot Tangerang, Dinas Pendidikan, dan juga para pelajar.

“Untuk membangun Kota Tangerang yang kita cintai ini perlu kebersamaan dan kesatuan,” ujarnya. Lanjut dia, pada hari kesaktian pancasila ini supaya dijadikan momentum yang paling berharga, sejarah untuk pelajar Kota Tangerang.

ngumpul satelitkota.comKota Tangerang sangat tergantung dengan generasi masa depan pelajar Tangerang. untuk membawa kota ini menjadi kota yang lebih maju, menjadi kota yang lebih sejahtera. Kota Tangerang kota yang telah banyak menuai beragam prestasi tentu ini terus butuh kerjasama usaha yang lebih keras lagi untuk menjadi lebih baik lagi. Oleh karena itu jangan sia-siakan adik-adik dengan kegiatn yang negatif yang akhirnya hanya merusak cita-cita dan masa depannya, paparnya.

Arief  merasa prihatin dengan kejadian tawuran beberapa bulan yang lalu. Yang hanya dengan gara-gara hal yang kecil, mereka gampang terprofokasi oleh para senior, oleh alumni, atau oleh pihak-pihak dengan tujuan lain.

“Pelajar di Kota Tangerang adalah bersaudara, bersahabat untuk itu harus bersatu menjaga ketentraman, agar apa yang bapak atau ibu guru ajarkan menjadi ilmu yang bermanfaat. Membawa nama baik diri sendiri, membawa nama baik keluarga, membawa nama baik sekolah dan membawa nama baik Kota Tangerang,” ujarnya kepada wartawan berita online SATELITKOTA.COM, Sabtu, 1 Oktober 2016.

Persaudaraan bukan hanya ada dilingkungan sekolah. Tapi, juga antar sekolah. Karena ini menjadi suatu hal yang penting dalam rangka mewujudkan kota Tangerang yang damai, Kota Tangerang yang kondusif. Untuk itu anak-anak pelajar agar mengikuti kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler yang ada di sekolah.

pelajaar kota tangerang untuk bisa memilih serta memilah dan membentengi diri dari pengaruh sosial. “Di era globalisasi ini pelajar harus mampu memiilah. Jangan suatu yang negatif lalu kemudian dijadikan trend yang pada akhirnya hanya akan merusak tatanan pelajar diantara kita semua,” terangnya.

Jangan mudah terprofokasi, kalau ada informasi segera laporkan ke bapak atau ibu guru serta petugas yang berwenang sehingga hal sekecil apapun bisa diantisipasi tidak terjadi. Pelajar adalah masa depan kemajuan Kota Tangerang untuk itu persiapkanlah diri masing-masing dengan belajar sungguh-sungguh. Menjaga persatuan dan kesatuan agar apa yang sudah dipersiapkan oleh orang tua mampu bisa terwujud menggapai cita-cita yang lebih baik dimasa depan, tegasnya. (MED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.