KEBAKARAN DI RSUD KOTA TANGERANG, PENYEBABNYA TERUS DISELIDIKI

Penyebab terjadinya kebakaran di RSUD Kota Tangerang yang hingga saat ini diduga karena korsleting listrik

FOTO: Sekda Kota Tangerang, Dadi Budaeri didampingi Dirut RSUD Kota Tangerang, dr. Feriyansyah saat diwawancara awak media

TANGERANG,SATELITKOTA.COM – Penyebab terjadinya kebakaran di RSUD Kota Tangerang yang hingga saat ini diduga karena korsleting listrik masih terus diselidiki.

Mabes Polri melalui Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) berupaya menyelidiki panel listrik di lokasi kejadian yang menyebabkan kebakaran.

Pantauan Satelitkota.com, empat anggota Puslabfor yang didampingi sejumlah anggota Polres Metro Tangerang Kota tiba di RSUD Kota Tangerang sekira pukul 16.00 WIB, Selasa (26/2/2019).

Tim gabungan tersebut langsung memasuki gedung RSUD Kota Tangerang. Kemudian, nampak para anggota melakukan pengecekan hingga menuju samping gedung. Panel-panel listrik yang terlihat hangus terbakar pun juga sedang diperiksa.

Satu jam kemudian, terlihat para petugas membawa satu boks berisi kabel yang hangus. Boks berukuran besar yang diangkat dua orang itu dimasukkan ke dalam mobil Puslabfor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Dadi Budaeri yang turut serta mengawasi jalannya pemeriksaan tersebut menjelaskan, beberapa anggota ini diterjunkan untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran yang hingga saat ini diduga berasal dari panel listrik di lantai satu rumah sakit.

“Kami lagi menunggu hasil Labfor. Proses maupun hasilnya saya juga enggak tahu karena itu internal mereka,” ujar Dadi.

Menurut dia, hasil penyelidikan itu akan dapat diketahui ke depannya paling lambat 14 hari kerja. “Semoga berjalan dengan lancar dan cepat, sehingga operasional rumah sakit kembali normal,” ucapnya.

Diketahui, RSUD Kota Tangerang pada Senin (25/2) malam sekitar pukul 23:00 WIB dilanda kebakaran. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik di lantai satu gedung tersebut sempat menjalar hingga ke lantai enam. Namun api berhasil dipadamkan oleh tim BPBD Kota Tangerang. Sementara 156 pasien telah dievakuasi, dan kini berada di 24 rumah sakit yang tersebar di Kota Tangerang. (HEL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.