APARTEMEN ASPENA RESIDENCE HADIR DI TANGERANG

Prosesi ground-breaking Apartemen Aspena Residence milik anak usaha PT Taspen

TANGERANG,SATELITKOTA.COM – Prosesi ground-breaking Apartemen Aspena Residence milik anak usaha PT Taspen (Persero) yang terletak di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, telah berlangsung.

Kegiatan yang turut dihadiri para pejabat di lingkup Pemerintahan Kota Tangerang ini secara simbolis diresmikan oleh Direktur Utama PT Taspen (Persero), Iqbal Latanro, didampingi sejumlah pihak perbankan, beserta para mitra kerja PT Taspen Properti Indonesia.

“Pembangunan apartemen ini merupakan wujud nyata komitmen Taspen Properti dengan telah menambah core bisnisnya yang tidak hanya sebatas pengelola gedung perkantoran Menara Taspen, tetapi juga sebagai pengembang untuk memaksimalkan aset-aset lahan yang dimiliki Taspen Properti maupun PT Taspen,” kata Bayu Utomo, Direktur Utama PT Taspen Properti Indonesia, Rabu (20/3/2019).

Ia melanjutkan, Apartemen Aspena Residence merupakan apartemen dengan harga menengah namun memiliki kualitas yang Iebih prima, bila dibandingkan dengan apartemen sekelasnya.

“Apartemen ini diperuntukan bagi Aparatur Sipil Negara, pegawai perusahaan BUMN maupun masyarakat yang berada di wilayah Tangerang maupun sekitar Jakarta,” ujar Bayu.

Menurut dia, apartemen tersebut memiliki akses yang sangat strategis, yaitu terkoneksi dengan stasiun kereta api Poris, Batu Ceper. Apartemen juga berdekatan dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta yang hanya ditempuh kurang Iebih 15-20 menit. “Dan nantinya akan difasilitasi sarana shuttle bus dari lokasi ke station terdekat dan juga bandara,” terang Bayu.

lnvestasi pembangunan ini adalah sekitar Rp220 milyar, dengan pembiayaan dari Taspen Properti, dan pinjaman dari perbankan yaitu oleh Bank Mandiri. Kata dia, pelaksanaan pembangunan dimulai pada bulan Januari 2019, setelah terbitnya IMB, dan dengan pekerjaan pondasi oleh kontraktor Trocon dan dibantu pengawasannya oleh arkor untuk pekerjaan konstruksi bangunan.

“Saat ini sedang dilakukan proses pengadaan kontrak utama, dengan mengutamakan sinergi BUMN karya. Proses pembangunan memerlukan waktu sekitar 2 Tahun, sedangkan Topping Off Struktur direncanakan selesai pada Bulan Jauari 2020,” tuturnya.

Dengan ketinggian kurang Iebih 42 meter, dan sebanyak 12 lantai serta berdasarkan ijin Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) pun juga ijin Kementrian Perhubungan.

“Ini dibangun dengan jumlah unit sebanyak 748,” ujarnya.

Adapun tipe unit yang tersedia adalah tipe studio seluas 23 m2, tipe satu kamar tidur dengan luasan sekitar 35 m2 dan 40 m2. Apartemen tersebut juga memiliki lingkungan dengan suasana kekeluargaan, para penghuni juga dapat menikmati fasilitas seperti retail, atm, mushola, disertai tempat bermain bersama anak-anak dan kolam renang. (HEL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.