LESTARIKAN SENI BUDAYA TRADISIONAL MELALUI O2SN

TANGERANG,SATELITKOTA.COM – Pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkup Korwil III Dinas Pendidikan Kota Tangerang, diiringi seni budaya tradisional, Jumat (22/3/2019).

Kegiatan yang berlokasi di SMP Negeri 6 Kota Tangerang ini diikuti sebanyak 1.146 atlit dari 48 sekolah negeri dan swasta yang meliputi empat wilayah kecamatan di Kota Tangerang yaitu Kecamatan Karawaci, Cibodas, Priuk dan Jatiuwung.

Ritual adat dan budaya sunda Lengser sambut kedatangan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Abduh Surahman dan jajarannya saat memasuki lokasi acara. Lengser yang dilakoni Marfudin sebagai Abah dan Tile sebagai Ambu ini menunjukkan sebuah penghormatan. Nampak Lengser melayani tamu yang diiringi musik dan tari-tarian ini seakan memberi isyarat bahwa tamu adalah raja.

Ketua Korwil III Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Maksum menjelaskan, kegiatan pembukaan O2SN kali ini merupakan kolaborasi seni budaya dan olahraga. Hal itu pun sekaligus untuk melestarikan seni dan budaya lokal yang ada di Kota Tangerang.

“Memang kami sengaja kolaborasikan olahraga dan seni budaya di kegiatan hari ini. Tujuannya agar para atlit ini bukan hanya sehat jasmani saja, tapi juga memiliki hati dan jiwa yang kuat,” ungkap Maksum, yang juga menjabat sebagai Kepala SMPN 6 Kota Tangerang.

“Upacara adat ini juga sekaligus untuk mempromosikan kesenian dan kebudayaan lokal yang ada di Kota Tangerang,” lanjutnya.

Di samping itu, jelas Maksum, perhelatan O2SN ini merupakan kegiatan bersifat nasional yang juga dilaksanakan di tingkat korwil, kota, provinsi, dan bahkan tingkat nasional. “Ini ajang nasional, kebetulan diselenggarakan juga di wilayah dalam rangka mencari bibit-bibit yang berbakat dan berprestasi,” jelasnya.

Sementara Kadisdik Kota Tangerang, Abduh Surahman dalam sambutannya meminta agar para peserta mengerahkan seluruh kemampuan dalam bertanding. Bagi para pemenang di tingkat korwil, kata Abduh, harus siap menjadi perwakilan di level kota, level provinsi, dan kemudian level nasional.

“Teruslah menjadi yang terbaik, karena bukan hanya korwil tiga yang bertanding, ada korwil satu, korwil dua dan korwil empat. Semoga prestasi yang kalian peroleh terus ditingkatkan ke level tertinggi agar dapat membawa harum nama Kota Tangerang,” ucap Abduh, kepada ribuan peserta di hadapannya.

Untuk diketahui, dalam momentum tahunan yang diikuti 48 sekolah di korwil tiga itu terdapat beberapa sekolah swasta yang nampak tidak mengirimkan perwakilannya. Oleh karena itu Abduh menegaskan kepada para atlit yang hadir di sini untuk selalu mengucapkan terima kasih kepada para kepala sekolahnya.

Sebab menurut Abduh, pendidikan itu tidak semata-mata hanya mengembangkan akademik, tetapi juga non akademik. Dan bahwasanya, pendidikan juga mengajarkan siswanya untuk siap menang dan siap kalah.

“Jadi buat kalian yang hari ini menjadi atlit mewakili sekolah, jangan lupa ucapkan terima kasih kepada kepala sekolah,” kata Abduh menandaskan. (HEL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.