GEMAR ‘GAME ONLINE’, BOCAH DI TANGERANG INI MAMPU BOBOL SITUS NASA

Putra Aji Adhari, bocah berusia 15 tahun yang baru-baru ini menjadi perbincangan di Indonesia bahkan dunia

TANGERANG,SATELITKOTA.COM – Putra Aji Adhari, bocah berusia 15 tahun yang baru-baru ini menjadi perbincangan di Indonesia bahkan dunia, lantaran dirinya mampu membobol situs ‘National Aeronautics and Space Administration’ (NASA).

Aksi talenta muda asal Ciledug, Kota Tangerang ini disoroti sejumlah media massa hingga viral di khalayak ramai. Alhasil, bocah SMP yang menggemari Game Online ini mendadak tenar hingga kebanjiran order.

“Awalnya karena main game sih, sudah dari kecil. Game ‘Minecraft’, ‘Point Blank’, banyak dah pokonya. Kan kalau masuk ke situs ‘NASA’ harus ada izinnya, nah ini aku bisa masuk bebas,” ungkap Putra, Kamis (4/4/2019).

Menurut Putra, semua bermula dari hobi ia semasa kecil yang begitu menggemari Game Online. Kegemaran itu juga yang membuat dirinya memiliki keahlian hingga mampu menyusup ke situs-situs apapun tanpa ijin, dengan tujuan untuk ‘penetrarion tersting’ situs.

“Sebenernya enggak nge-hack, tapi ‘penetration testing’. Ngetes bagian mana yang ada bugnya dan ada celah untuk bisa disusupi. Nanti dari sana kita lapor ke ‘NASA’,” jelasnya.

Diketahui, ‘penetration testing’ adalah suatu upaya untuk dapat masuk ke situs-situs tertentu, hingga menemukan celah yang sekiranya rentan disusupi hacker jahat. Demikian juga dilakukan Putra, akan tetapi tak bermaksud jahat, melainkan sebaliknya. Ia membantu ‘NASA’ dengan menginformasikan bahwa terdapat bug dalam situsnya yang rawan disusupi para hacker jahat.

“Saya melakukan penetration testing ke situs ‘NASA’, nah bug ‘impact-nya’ itu besar banget. Nama bugnya ‘RCA’ (remote code execution), jadi dari ‘URL’ itu saya bisa masukin komen ‘linux’ langsung ke server. Nah itu impactnya saya bisa buat file gitu, pokoknya sudah masuk serverlah. ‘Database’ juga bisa keliatan gitu,” tuturnya.

Sebelumnya Putra juga mengaku pernah berhasil masuk ke situs ‘Bank Central Asia’ (BCA), Bank Mandiri, Bank Jateng, dan banyak lainnya. “Kalau sering mah enggak, tapi ada beberapa perusahaan besar, dan itu rentan juga,” ucapnya.

Terlebih lagi, aksinya itu hanya membutuhkan sekitar tiga menit untuk dapat masuk ke situs perusahaan tersohor di nasional hingga internasional. Bahkan ia mengaku hanya butuh satu menit saja, jika tingkat keamanan situs itu teramat lemah.

Meski demikian, dirinya tak sedikitpun memiliki niat yang buruk, walaupun telah berhasil membobol sebuah situs hingga masuk ke database sebuah situs. Bahkan melihat banyaknya uang yang rata-rata berjumlah milyaran rupiah tak membuat dirinya hilaf.

“Kalau mau ambil mah bisa aja, tapi jangan lah enggak mau. Mending yang halal-halal saja,” katanya, bernada polos.

Dalam perbincangan singkatnya, Putra mengaku bahwa bakat terpendamnya itu dikembangkan secara otodidak dari internet juga komunitas IT se-Indonesia yang diikutinya. Keahliannya terasah berawal dari membaca artikel Google, hingga menonton ‘streaming’ di YouTube.

Bocah Tangerang yang mendadak tenar ini mengidolakan beberapa sosok yang sangat berpengaruh di bidang ITE. Di antaranya yaitu Bill Gates, penemu Microsoft Word dan Mark Elliot Zuckerberg, serta juga hacker asal Indonesia seperti Jim Geovedi dan kang Onno.

Selepas aksi jeniusnya yang viral, seketika itu juga ia kebanjiran order. Bahkan tak jarang Putra diminta untuk menularkan keahliannya itu kepada teman-teman di rumah dan juga di sekolah. Terutama ilmu tentang internet dan sistem IT, untuk dapat membobol akun Facebook dan Instragram orang lain.

“Pas tahu bisa nge-hack gitu, langsung banyak yang minta ajarin komputer. Terus minta ajarin cara nge-hack. Ujung-ujungnya mereka malah minta ajarin sama minta di hack-in akun Facebook dan Instagram mantannya,” kata Putra membeberkan.

Permintaan teman-temannya itu dirasa Putra cukup aneh, sehingga dirinya dengan tegas menolak permintaan-permintaan serupa itu. “Lagian pada aneh, saya tolak lah. Enggak penting,” ketusnya.

Padahal, untuk akun media sosial seperti itu bukanlah hal yang rumit untuk dibobolnya. Kata Putra, hanya butuh waktu minimal tiga menit sampai dengan sepuluh menit lamanya, untuk membuka akun milik orang lain. Akan tetapi, khusus Facebook dan Instagram menurutnya dapat menyita waktu cukup lama hingga menembus pertahanan situsnya.

“Bisa sih, tapi kalau Instagram itu kan apa ya, sekuritinya lebih tinggi, jadi lebih lama. Tapi kalau Facebook pernah, dan itu ada bugnya dikit,” tandasnya. (HEL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.