PPDB DI SMKN 3 MEMBLUDAK, ADA LIMA JURUSAN YANG PALING BANYAK DIMINATI

TANGERANG,SATELITKOTA.COM – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Provinsi Banten mulai berlangsung pada Senin (17/6/2019).

Di SMK Negeri 3 Kota Tangerang, tercatat sebanyak 516 calon siswa baru telah mendaftar di hari pertama pelaksanaan PPDB tahun 2019. Daya tampung yang tersedia untuk siswa baru di sekolah ini sebanyak 432 atau 12 rombongan belajar (rombel) dari lima kejuruan yang tersedia di sekolah tersebut.

Adapun lima jurusan di SMKN 3 Kota Tangerang yakni jurusan Akomodasi Perhotelan, Tata Boga, Tehnik Komputer Jaringan (TKJ), Tata Busana, dan Tata Kecantikan. Dari lima jurusan, ada tiga jurusan yang paling diminati calon peserta didik baru di antaranya adalah Akomodasi Perhotelan, Tata Boga, dan TKJ.

“Rata-rata siswa baru memilih jurusan Perhotelan, Tata Boga, sama TKJ. Sebenarnya semua jurusan juga diminati, tapi 3 jurusan itu lebih banyak diminati siswa baru,” ungkap Kepala SMKN 3 Kota Tangerang, Endah Resmiati, Senin (17/6/2019).

Menurut ia, sistem pendaftaran PPDB 2019 berbeda dengan PPDB 2018. Jika di tahun sebelumnya pendaftaran PPDB secara online, pada 2019 ini pendaftaran dilakukan dengan manual. Selain itu, PPDB sistem zonasi juga tidak diberlakukan untuk pendaftaran ke SMK.

“Kami tidak ada jalur zonasi, tapi ada jalur umum sebesar 90 persen, jalur prestasi 5 persen dan jalur pindah orang tua 5 persen,” katanya kepada wartawan. “Dari 90 persen jalur umum, setidak-tidaknya 20 persen dibagi untuk jalur siswa kurang mampu dengan disertai keterangan tidak mampu,” ujarnya menambahkan.

Kemudian, lanjut ia, seluruh calon peserta didik di SMKN ini juga harus melalui tes tulis atau mengikuti seleksi. Pengetahuan tentang mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris akan menjadi ujian bagi siswa yang hendak mendaftar ke SMK Negeri.

“Tesnya pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris, dilaksanakan tanggal 24 bulan ini. Dan nanti juga ada wawancara, tanggal 25 dan 26 setelahnya. Itu yang akan menentukan siswa diterima atau tidak diterima,” pungkasnya. (HEL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.