BREAKING NEWS

Home / Headline / Liputan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Anggota Polisi Tewas Ditembak di Markas, Keluarga Temukan Luka Lain

ILUSTRASI

ILUSTRASI

SATELIT KOTA, Tangsel — Seorang anggota Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara), Bharatu LVVL, tewas ditembak rekan sesama anggota Polri di Markas Komando Polairud Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 16 Oktober 2026. Kasus ini menyisakan pertanyaan setelah keluarga korban mengungkapkan adanya luka lain pada tubuh jenazah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto membenarkan peristiwa penembakan yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB tersebut. Polisi berinisial AR telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

“Tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” kata Budi, Senin, 19 Oktober 2026.

Korban dan tersangka diketahui bertugas di bagian administrasi atau Pamperslog Ditpoludara. Penyidik masih mendalami kronologi dan motif penembakan tersebut.

Keluarga Temukan Luka Lain

Kuasa hukum keluarga korban, Petrus Bala Pattyona, mengatakan pihaknya menemukan luka selain luka tembak saat jenazah menjalani proses pemulasaran di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Saat di RS Kramat Jati, saya melihat tubuh korban yang sangat parah. Jadi ada bekas tembakan, bekas luka bacok yang ditusuk dengan sangkur. Kami ingin kasus ini diusut tuntas,” kata Petrus, seperti dilansir Wartakota.

Keterangan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan medis dan penyidikan untuk memastikan penyebab serta keterkaitan luka-luka itu dengan peristiwa penembakan. Temuan yang disampaikan keluarga belum dengan sendirinya membuktikan adanya tindak kekerasan lain.

Budi menyatakan Polda Metro Jaya akan menangani perkara tersebut secara profesional, objektif, dan akuntabel.

“Setiap perkembangan akan disampaikan kepada publik berdasarkan hasil pemeriksaan dan fakta yang telah terverifikasi,” ujarnya, seperti dikutip Antara.

Jenazah Bharatu LVVL telah diterbangkan menggunakan pesawat Polri ke kampung halamannya di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Keterbukaan penyidikan menjadi penting untuk menjawab pertanyaan keluarga dan publik. Selain mengungkap motif penembakan, penyidik perlu menjelaskan temuan luka lain berdasarkan bukti yang terverifikasi agar perkara ini tidak menyisakan dugaan tanpa kepastian. (*

Ditulis oleh Redaksi

Belum ada informasi tentang penulis ini.

Lihat Semua Artikel

Share :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Juga

Headline

Polisi Sisir Lokasi Dugaan Penimbunan Solar Subsidi di Jayanti

Headline

PWHI Desak Bupati Indramayu Usut Dugaan Gedung Desa Jadi Tempat Karaoke dan Pesta Miras

Headline

Merawat Tradisi, Menjaga Warisan: Kiprah Jathilan di Kota Seribu Industri

Headline

Pemkot Tangerang Libatkan OPD untuk Kejar Juara Umum PORPROV Banten 2026