SATELIT KOTA, Kota Tangerang — Kebakaran melanda kawasan pergudangan di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, Selasa (20/10/2026). Sebanyak sembilan gudang terdampak kebakaran yang menghanguskan tempat penyimpanan bahan baku minuman, paket, hingga fasilitas produksi sepatu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengerahkan 60 personel dan 16 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Petugas juga mendapat bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang dan personel TNI.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Andia S. Rahman mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.55 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar dan merambat ke sejumlah bangunan.
“Berdasarkan hasil inventarisasi kami, ada tujuh gudang yang terbakar di area utama dan dua gudang di area terpisah, sehingga total ada sembilan gudang yang terdampak,” kata Andia.
Gudang yang terdampak antara lain gudang produk Momoyo yang menyimpan bahan baku minuman dan kardus, gudang penyimpanan paket Shopee, serta gudang dan tempat produksi sepatu milik PT Sepatu Anak Bangsa.
Headline PWHI Desak Bupati Indramayu Usut Dugaan Gedung Desa Jadi Tempat Karaoke dan Pesta Miras
Headline Pondok Mancing Cukanggalih, Tempat Melepas Penat di Curug Tangerang
Headline 279 Temuan 279 Migas Belum Dikembangkan, Investasi US$ 16 Miliar Dibidik
Esai Razia Miras dan Narkoba: Jangan Sampai Seragam Menjadi Tempat Persembunyian
Seorang pekerja di lokasi, Muji, mengatakan api pertama kali terlihat di salah satu sudut gudang Momoyo yang dipenuhi kardus. Para pekerja sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), tetapi kobaran api telanjur membesar.
“Awalnya dari pojokan sana. Tahu-tahu apinya sudah lumayan besar. Kita ke sana untuk bantu memadamkan pakai APAR, tapi sudah tidak bisa karena apinya cepat membesar,” ujar Muji.
Menurut dia, asap tebal dengan cepat menyebar ke seluruh area pergudangan. Api kemudian merambat ke bangunan lain yang berdekatan.
Andia mengatakan cepatnya penyebaran api diduga dipengaruhi material di dalam gudang yang mudah terbakar. Dugaan awal mengenai sumber api mengarah pada korsleting listrik, tetapi penyebab pasti kebakaran masih diselidiki polisi.
“Begitu ada percikan atau pemantik dari korsleting listrik, api langsung menyambar,” kata Andia.
Petugas juga berupaya menjaga pasokan air agar proses pemadaman tidak terputus. Menurut Andia, tim telah menemukan sumber air yang dapat digunakan untuk mendukung operasi pemadaman.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh pekerja dilaporkan berhasil menyelamatkan diri.
Adapun nilai kerugian akibat kebakaran belum dipastikan. Sejumlah mesin produksi, stok barang, dan bahan baku dilaporkan terdampak. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran di kawasan pergudangan tersebut. (*





Komentar