SATELIT KOTA, Jakarta — Maskapai TransNusa membuka rute penerbangan internasional Melbourne, Australia, menuju Bali. Rute ini memperluas jaringan penerbangan maskapai tersebut sekaligus memperkuat konektivitas wisata antara Australia dan Indonesia.
Group Chief Executive Officer TransNusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan pembukaan rute Melbourne-Bali merupakan bagian dari strategi ekspansi internasional perusahaan. Bali juga diposisikan sebagai hub transit bagi wisatawan Australia yang ingin melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi di Indonesia dan Asia.
“Peluncuran rute Melbourne–Bali merupakan langkah penting dalam strategi ekspansi internasional TransNusa. Rute ini memperkuat posisi Bali sebagai salah satu gerbang utama yang menghubungkan Australia dengan Asia,” ujar Bernard.
Menurut dia, rute tersebut menawarkan pilihan penerbangan bagi wisatawan yang mempertimbangkan konektivitas, kenyamanan, dan harga tiket.
“Bali tetap menjadi destinasi liburan utama dunia, dan dengan menghubungkannya secara langsung dengan Melbourne, kami memberikan pilihan penerbangan premium yang sangat kompetitif bagi wisatawan dari Australia,” katanya.
Ekspansi ini menyusul pertumbuhan TransNusa di pasar Australia, khususnya Perth. Perusahaan menyebut pangsa pasarnya di kota tersebut mencapai 20 persen, seiring peningkatan frekuensi penerbangan dari tiga kali menjadi 21 kali per minggu antara April 2025 dan Juli 2026.
Headline Pemkot Tangerang Bangun Trotoar Jalan Kiasnawi, Ditargetkan Rampung Desember 2026
Headline Tutup SBCC Kids II, Maryono Tekankan Juara Bukan Sekadar Medali
Headline Menu Rumahan di CitraRaya yang Bikin Kangen Ndeso: Buntil, Olahan Pare dan Cumi
Headline Berburu Sarapan Kaki Lima di CitraRaya: Nasi Uduk hingga Soto Kwali
Frekuensi Bertambah November
Pada tahap awal, penerbangan Melbourne-Bali dijadwalkan empat kali seminggu, yakni Senin, Rabu, Kamis, dan Jumat. Mulai 15 November 2026, frekuensinya direncanakan meningkat menjadi tujuh kali seminggu.
Berdasarkan jadwal yang diumumkan perusahaan, penerbangan 8B 18 berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pukul 20.45 dan tiba di Melbourne pukul 05.40 keesokan harinya.
Sementara itu, penerbangan 8B 19 berangkat dari Melbourne pukul 06.25 dan tiba di Bali pukul 09.40.
TransNusa juga menawarkan tarif perkenalan kelas Basic mulai 299 dollar Australia (AUD). Menurut perusahaan, tiket standar tersebut mencakup bagasi serta air minum dan makanan ringan gratis.
Mengandalkan Konektivitas Bali
Selain melayani perjalanan langsung, TransNusa menawarkan konsep Beyond Bali, yang memungkinkan penumpang melanjutkan perjalanan dari Bali menuju sejumlah destinasi domestik dan internasional.
Jaringan tersebut mencakup 11 destinasi di Indonesia, termasuk Wakatobi, Manado, Bima, Surabaya, dan Lombok. Penumpang juga ditawarkan koneksi menuju sejumlah kota di Asia, seperti Guangzhou di China, Singapura, dan Phuket di Thailand.
“Hari ini, kami merayakan lebih dari sekadar satu koneksi point-to-point,” ujar Bernard.
Ia mengatakan, pengaturan jadwal transit melalui Bali diharapkan memudahkan wisatawan Australia memperluas perjalanan ke berbagai destinasi di Indonesia maupun Asia Tenggara.
Tiket rute Melbourne-Bali dapat dipesan melalui situs resmi TransNusa dan platform pemesanan perjalanan yang bekerja sama dengan maskapai tersebut. (*





Komentar