BREAKING NEWS

Home / Headline / Liputan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Terjebak 5 Jam di Kamar Terkunci, Bocah 2 Tahun di Ciledug Dievakuasi Damkar

BPBD Kota Tangerang Evakuasi Anak 2 Tahun Terjebak Dalam Kamar Selama 5 Jam di Ciledug | Foto: Dok. Pemkot Tangerang

BPBD Kota Tangerang Evakuasi Anak 2 Tahun Terjebak Dalam Kamar Selama 5 Jam di Ciledug | Foto: Dok. Pemkot Tangerang

SATELIT KOTA, Tangerang — Seorang bocah berusia dua tahun terjebak di dalam kamar rumahnya selama sekitar lima jam di Jalan Gang Mi’in, Kelurahan Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Senin (26/10/2026). Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengevakuasi anak tersebut dalam keadaan selamat.

Petugas dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Ciledug, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, dikerahkan setelah menerima laporan warga pada pukul 15.00 WIB.

Komandan Regu 3 UPT Damkar Ciledug, Syuhada, mengatakan lima personel diterjunkan untuk membuka pintu kamar yang terkunci. Petugas menggunakan sejumlah peralatan, antara lain linggis, palu, dan obeng.

“Setelah menerima laporan pukul 15.00 WIB, kami menerjunkan lima personel untuk proses evakuasi. Dibutuhkan alat berupa linggis, palu, dan obeng untuk membuka pintu kamar secara paksa,” kata Syuhada.

Menurut dia, proses pembukaan pintu hingga evakuasi berlangsung sekitar 15 menit. Anak tersebut berhasil dikeluarkan tanpa mengalami luka.

Ibu korban, Aida, menuturkan kejadian bermula ketika dirinya pulang berolahraga sekitar pukul 09.30 WIB. Setibanya di rumah, ia mendapati anaknya berada seorang diri di dalam kamar dengan pintu terkunci.

Aida sempat berusaha membuka pintu sendiri. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena pintu terbuat dari kayu yang cukup keras. Ia kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

“Kami meminta bantuan petugas damkar karena tidak mampu membuka pintu, apalagi material kayu pintu cukup keras,” ujar Aida.

Aida menduga anaknya tidak sengaja mengunci pintu dari dalam saat bermain kunci yang masih terpasang pada gagang pintu. Belakangan, kata dia, anak tersebut memang sedang gemar memainkan kunci.

Selama menunggu proses evakuasi, Aida berusaha menenangkan anaknya dari balik jendela kamar yang dilengkapi teralis besi.

BPBD Kota Tangerang mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama ketika bermain di rumah. Benda-benda yang berpotensi membahayakan, termasuk kunci dan perangkat pengunci pintu, perlu dijauhkan dari jangkauan anak kecil.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas sederhana di rumah dapat berujung pada keadaan darurat ketika anak belum memahami risiko di sekitarnya. Pengawasan orang tua dan akses cepat terhadap bantuan menjadi penting untuk mencegah kejadian serupa. (*

Ditulis oleh Redaksi

Belum ada informasi tentang penulis ini.

Lihat Semua Artikel

Share :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Juga

Headline

Tongseng, dari Dapur Boyolali hingga Warung Kambing di Tangerang

Headline

Surabaya dan Seni Sarapan: Dari Soto Berkuah Kuning hingga Kopi Tarik 24 Jam

Headline

Di Studio Kandang Jaran, Dwi Samuji Membiarkan Kuda Berlari di Atas Kanvas

Headline

Tim Keamanan CitraRaya Gagalkan Dugaan Tawuran, Delapan Orang Diserahkan ke Polisi