BREAKING NEWS

Home / Headline

Kamis, 5 November 2026 - 07:16 WIB

Wamendesa Dorong Produk Unggulan Desa Tembus Pasar Internasional

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, A. Riza Patria menjawab pertanyaan wartawan usai meresmikan Indonesia Villages Expo (Indovex) 2026 | Foto: Dok. Istimewa

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, A. Riza Patria menjawab pertanyaan wartawan usai meresmikan Indonesia Villages Expo (Indovex) 2026 | Foto: Dok. Istimewa

SATELIT KOTA, Malang – Pemerintah terus mendorong produk unggulan desa agar memiliki daya saing dan mampu menembus pasar internasional. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), peningkatan kualitas produk, pengembangan kapasitas pelaku usaha, serta perluasan akses pemasaran dan investasi.

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendesa) A. Riza Patria mengatakan, potensi ekonomi desa perlu dikelola secara profesional agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Pengembangan produk tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan sumber daya, tetapi juga harus didukung kualitas dan jaringan pemasaran yang memadai.

Hal itu disampaikan Riza saat meresmikan Indonesia Villages Expo (Indovex) 2026 di Kota Batu, Jawa Timur, Senin (2/11/2026).

β€œKita ingin produk desa naik kelas, BUM Desa semakin profesional, pasar semakin luas, dan pendapatan masyarakat semakin meningkat,” ujar Riza.

Ia mencontohkan sejumlah produk desa yang telah menjangkau pasar luar negeri, seperti kerajinan dari Blitar, gula aren dari Pacitan, serta manggis dari Tasikmalaya yang diterima pasar Mesir.

Menurut Riza, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa produk desa memiliki peluang bersaing di tingkat global apabila didukung pengelolaan dan strategi pemasaran yang tepat.

Indovex 2026 berlangsung pada 2–4 November 2026. Pameran perdana ini menghadirkan 90 stan desa dan BUM Desa dari berbagai daerah. Kota Batu sebagai tuan rumah menyediakan 19 stan, sementara 30 stan lainnya menampilkan produk kuliner melalui program Kuldesak (Kuliner Desa Kreatif).

Ketua Panitia Indovex 2026 Windhu Widjaya mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga mempertemukan pelaku usaha desa dengan investor dan calon pembeli.

Selain pameran, Indovex menghadirkan seminar, lokakarya, coaching clinic, serta pertemuan bisnis untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUM Desa.

Wali Kota Batu Nurrochman berharap kegiatan tersebut menghasilkan kerja sama berkelanjutan antara pemerintah daerah, pelaku usaha, BUM Desa, dan investor. Dengan demikian, pameran tidak berhenti pada transaksi, tetapi membuka peluang pengembangan ekonomi desa dalam jangka panjang. (*

Ditulis oleh Redaksi

Belum ada informasi tentang penulis ini.

Lihat Semua Artikel

Share :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Juga

Headline

TransNusa Buka Rute Melbourne-Bali, Frekuensi Penerbangan Jadi Setiap Hari

Headline

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, 420 Penumpang Dievakuasi

Headline

Tutup SBCC Kids II, Maryono Tekankan Juara Bukan Sekadar Medali

Headline

Bulan Bahasa, Wowok Hesti Prabowo Ingatkan Anak Muda Merawat Bahasa Indonesia