BREAKING NEWS

Home / Headline

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Berburu Sarapan Kaki Lima di CitraRaya: Nasi Uduk hingga Soto Kwali

Soto kwali, menu sarapan di CitraRaya

Soto kwali, menu sarapan di CitraRaya

KULINER — Pagi di CitraRaya, Kabupaten Tangerang, punya banyak cara untuk dimulai. Ada yang mengejar waktu ke kantor sambil membawa sebungkus nasi, ada yang duduk sejenak di depan mangkuk bubur, ada pula yang memilih soto hangat sebelum jalanan semakin ramai. Di sela deretan ruko dan kawasan hunian, lapak-lapak sarapan menawarkan pilihan yang tak selalu ditemukan di meja kafe.

Bagi warga yang ingin mengisi perut tanpa menguras dompet, kawasan ini memiliki sejumlah pilihan. Nasi uduk, bubur ayam, nasi dengan aneka lauk, hingga soto berkuah bening bisa menjadi teman memulai hari. Lima tempat berikut dapat masuk dalam daftar perburuan kuliner pagi di sekitar CitraRaya.

Nasi uduk dan aneka lauk di Mak Diong

Nasi Uduk Mak Diong di kawasan Mekar Bakti menjadi salah satu pilihan bagi pencinta sarapan bercita rasa gurih. Menu nasi uduk terasa belum lengkap tanpa lauk pendamping. Semur, gorengan, dan jajanan pasar dapat menjadi pelengkap, bergantung pada ketersediaan saat berkunjung.

Aroma nasi yang dimasak dengan santan menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar menu ini. Pilihan lauk yang beragam juga membuat pembeli leluasa menyusun sarapan sesuai selera, dari yang sederhana hingga sepiring nasi dengan beberapa macam pendamping.

Bagi yang hendak mampir sebelum bekerja, datang lebih pagi bisa menjadi pilihan. Namun, jam buka dan ketersediaan lauk sebaiknya dipastikan terlebih dahulu agar perjalanan tidak berakhir dengan lapak yang sudah tutup atau menu incaran yang habis.

Semangkuk bubur sebelum beraktivitas

Tak semua orang ingin berhadapan dengan sepiring nasi sejak pagi. Sebagian memilih bubur ayam yang lebih mudah disantap sebelum memulai kesibukan.

Bubur Ayam C7 di Ruko Melia CitraRaya menawarkan alternatif tersebut. Bubur ayam yang lembut, dipadukan dengan aneka pelengkap dan sambal, bisa menjadi pilihan bagi mereka yang menyukai sarapan praktis. Tingkat kepedasan pun dapat disesuaikan dengan selera, selama pilihan sambal tersedia.

Pilihan lain adalah Mas Pur Bubur di Jalan Graha Raya, kawasan Ciakar, Panongan. Lapaknya cocok dipertimbangkan oleh pencinta bubur yang ingin sarapan tanpa suasana restoran. Sate jeroan dapat menjadi tambahan bagi mereka yang menyukai pelengkap dengan rasa gurih.

Di warung bubur, urusan sarapan biasanya tak membutuhkan banyak pertimbangan. Memilih menu, menentukan pelengkap, lalu menyantapnya selagi hangat sudah cukup untuk mengawali hari.

Sarapan sepuluh ribuan

Pengeluaran kecil yang berulang sering kali luput dari perhatian. Padahal, bagi pekerja dan mahasiswa, biaya sarapan setiap hari ikut menentukan anggaran bulanan.

Sarapan Serba 10 Ribuan atau SARABAN di Ruko Melia Street Market menawarkan pilihan bagi mereka yang mencari makanan dengan bujet terbatas. Menu nasi dan lauk memberi keleluasaan bagi pembeli untuk menentukan kombinasi sesuai selera dan anggaran.

Aneka gorengan serta risol juga bisa menjadi pilihan tambahan. Bagi warga yang tak sempat duduk lama, makanan seperti ini praktis dibawa untuk disantap di perjalanan atau setelah tiba di tempat kerja.

Meski namanya mengacu pada harga sepuluh ribuan, pembeli tetap perlu memeriksa daftar harga terbaru. Pilihan menu dan harga dapat berubah mengikuti kebijakan penjual.

Menutup perburuan dengan soto kwali

Bagi penyuka sarapan berkuah, Soto Kwali Wong Solo di sekitar Bundaran 1 CitraRaya bisa menjadi alternatif. Soto berkuah bening khas Jawa Tengah menawarkan sensasi berbeda dari nasi uduk yang gurih atau bubur yang lembut.

Kuah hangat dengan potongan daging menjadi sajian utama. Tempe goreng dan sate telur puyuh dapat melengkapi hidangan jika tersedia. Perpaduan kuah, nasi, dan lauk pendamping membuat soto cocok bagi mereka yang menginginkan sarapan lebih mengenyangkan.

Menikmati soto pada pagi hari juga punya kenikmatan tersendiri. Uap kuah yang mengepul, sendok yang bergerak di antara nasi dan potongan daging, serta sambal yang ditambahkan sesuai selera menjadi bagian dari pengalaman sederhana di meja makan.

Dari teras ruko ke meja sarapan

Lima tempat tersebut menawarkan pilihan berbeda bagi pemburu sarapan di sekitar CitraRaya. Nasi uduk Mak Diong cocok bagi penggemar nasi dan aneka lauk, Bubur Ayam C7 serta Mas Pur Bubur menyasar pencinta bubur, SARABAN menawarkan alternatif bagi pencari menu beranggaran terbatas, sedangkan Soto Kwali Wong Solo menjadi pilihan bagi penggemar hidangan berkuah.

Keberadaan tempat-tempat ini memperlihatkan bahwa pengalaman kuliner pagi tak harus berlangsung di restoran dengan interior tertata atau kedai kopi yang sedang populer. Lapak sederhana di teras ruko pun punya tempat tersendiri dalam rutinitas warga.

Ada orang yang mencari sarapan untuk sekadar mengganjal perut sebelum bekerja. Ada pula yang sengaja meluangkan waktu untuk menikmati makanan hangat sebelum menjalani hari yang panjang. Keduanya sama-sama menemukan alasan untuk berhenti sejenak di warung.

Di CitraRaya, perburuan sarapan akhirnya bukan semata urusan memilih antara nasi uduk, bubur, atau soto. Ini juga tentang menemukan tempat yang sesuai dengan selera, waktu, dan isi dompet. Sebab, sebelum hari menjadi sibuk, sepiring makanan sederhana kadang menjadi kemewahan kecil yang paling mudah dijangkau. (*

Ditulis oleh Redaksi

Belum ada informasi tentang penulis ini.

Lihat Semua Artikel

Share :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Juga

Headline

Merawat Tradisi, Menjaga Warisan: Kiprah Jathilan di Kota Seribu Industri

Headline

Staycation di Tangerang, dari Nonton Film hingga Menginap Bertema Halloween

Headline

Tutup SBCC Kids II, Maryono Tekankan Juara Bukan Sekadar Medali

Headline

PWHI Desak Bupati Indramayu Usut Dugaan Gedung Desa Jadi Tempat Karaoke dan Pesta Miras